Lensasport – Barcelona punya catatan sempurna di La Liga setelah melewati sembilan pertandingan. Namun, rekor tersebut bakal mendapat ujian serius saat menjamu Real Madrid dalam El Clásico 25 Oktober 2026. Bukan karena kualitas permainan Blaugrana tiba-tiba menghilang, melainkan karena kondisi skuad mereka sedang jauh dari ideal.
Hansi Flick menghadapi situasi yang tidak menyenangkan. Sejumlah pemain mengalami cedera menjelang pertandingan yang bisa memengaruhi peta persaingan gelar. Kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions juga menambah tekanan bagi Barcelona sebelum duel melawan rival abadinya.
Lima Pemain Barcelona yang Bermasalah Jelang El Clásico
Roony Bardghji — Cedera ACL
Bardghji mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) saat pramusim dan diperkirakan baru bisa kembali sekitar Mei 2027. Absennya winger muda Swedia tersebut memang bukan kehilangan terbesar untuk laga ini, tetapi membuat Flick kehilangan satu opsi tambahan di sektor serangan.
Andreas Christensen — Cedera Paha
Bek tengah asal Denmark itu mengalami cedera paha pada September. Ia diperkirakan kembali setelah jeda internasional November. Bagi Barcelona, situasi ini mengurangi pilihan di jantung pertahanan, terutama ketika rotasi pemain dibutuhkan di tengah jadwal padat.
Eric García — Cedera Paha
Eric García mengalami masalah pada paha setelah kemenangan 5-2 atas Real Betis. Masa pemulihannya diperkirakan mencapai tiga hingga empat pekan. Absennya pemain serbabisa ini cukup merepotkan karena ia dapat membantu mengisi beberapa posisi di lini belakang.
Dani Olmo — Cedera Aduk tor
Dani Olmo mengalami cedera aduktor saat Barcelona kalah dari PSG. Gelandang serang tersebut diperkirakan menepi sekitar satu bulan. Kehilangannya berpotensi mengurangi variasi serangan, khususnya ketika Barcelona membutuhkan pemain yang mampu mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan.
Jules Koundé — Cedera Pergelangan Kaki
Kondisi Koundé menjadi salah satu perhatian terbesar menjelang pertandingan. Bek kanan asal Prancis itu mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Betis. Flick sempat membuka peluang baginya untuk tampil, tetapi keputusan akhir bergantung pada perkembangan pemulihan dan kesiapan fisiknya.
Baca juga: Messi dan Ronaldo Sudah Pergi, Apakah El Clásico Masih Seseram Dulu?
Mengapa Absennya Pemain Bisa Merepotkan Barcelona?
Masalah Barcelona bukan hanya soal siapa yang duduk di ruang perawatan. Yang lebih menentukan adalah bagaimana Flick menjaga keseimbangan permainan ketika beberapa opsi pertahanan dan kreativitas lini tengah tidak tersedia.
Jika Koundé benar-benar absen, Barcelona perlu memastikan penggantinya mampu menghadapi tekanan Madrid di sisi sayap. Sementara itu, tanpa Olmo, Flick harus mencari cara lain untuk menghubungkan lini tengah dengan penyerang.
Madrid tentu akan berusaha memanfaatkan celah tersebut. Dalam pertandingan sebesar El Clásico, kehilangan koordinasi selama beberapa menit saja bisa berujung pada peluang berbahaya.
Barcelona
Barcelona Masih Punya Modal, tetapi Tak Boleh Lengah
Barcelona tetap datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat sembilan kemenangan beruntun di La Liga. Mereka juga punya kesempatan memperlebar jarak dari Madrid jika kembali meraih tiga poin.
Kabar baiknya, tidak ada pemain Barcelona yang harus absen akibat skorsing untuk pertandingan ini. Persoalan utama mereka terletak pada kebugaran pemain.
Bagi Flick, laga ini bukan waktunya memaksakan pemain yang belum siap. Ia membutuhkan susunan tim yang solid, bukan sekadar nama besar di atas kertas. Sebab, menghadapi Real Madrid dengan kondisi skuad yang pincang menuntut keputusan taktis yang tepat sejak menit pertama.
Barcelona masih bisa menang, tetapi rekor sempurna mereka tak akan banyak berarti jika Madrid berhasil mengeksploitasi masalah di lini belakang.



